Sat. Dec 14th, 2019

ExtraVentures

Gerbang Esports Indonesia

Piala Presidensial 2020: Bukti Keseriusan Pemerintah dalam Mendukung Esport

Saat ini esports mengalami pertumbuhan yang signifikan di negara ini. Ini dapat dilihat dari berbagai inisiatif yang muncul dari pemerintah dan sektor swasta. Melihat tren yang tak terhentikan ini, pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk mengembangkan ekspor lebih lanjut.

Dukungan ini diyakini memiliki dampak ekonomi positif, serta memberi rasa penghargaan atas prestasi para atlet. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor untuk membangun ekosistem esports yang sehat dan kompetitif.

Ini mengudara dalam dialog media berjudul “Membangun Ekosistem Esports” yang diadakan melalui kolaborasi antara Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Komunikasi dan Informasi, pada hari Selasa di Plaza Senayan Jakarta.

atlet esports dari Tim Island of God (IOG), Fickri Aulia

Hadir sebagai pembicara adalah Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto; Ketua Komite Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha; Pendiri & CEO ID BOOM, Gary Ongko Putera; dan mewakili atlet olahraga dari Team Island (IOG), Fickri Aulia.

Gatot mengatakan, pemerintah terus mendidik dan membangun pemahaman tentang olahraga yang memiliki prinsip dan nilai yang sama dengan olahraga lainnya.

Di kejuaraan internasional seperti SEA Games dan Asian Games, Indonesia selalu mengirimkan atletnya untuk bersaing.

“Kami mulai menetapkan peraturan untuk mendukung itu, termasuk sosialisasi, dan sebagainya. Dan yang juga penting adalah mendukung pelaksanaan acara atau pertemuan esports,” kata Gatot.

“Kami sebenarnya sangat terlambat dibandingkan dengan negara lain. Lompatan kami dalam olahraga hanya dua tahun. Untuk acara olahraga dan turnamen, kami hanya memulai pertemuan selama tujuh tahun. Sementara negara-negara lain telah dari 15 tahun yang lalu. Jangan biarkan kami melanjutkan untuk dilewatkan, “tambahnya.

Salah satu upaya pemerintah untuk membangun ekosistem adalah melalui Presiden Esports Cup (PPE) perdana awal tahun ini. Kejuaraan berskala nasional ini mendapat respons positif dari berbagai organisasi (klub) dan komunitas olahraga Indonesia.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S. Dewa Broto

Karena itu, menurut Gatot, pemerintah memastikan Piala Esports Presiden akan diadakan lagi pada tahun 2020.

Hal yang sama ditekankan oleh Giring Ganesha yang ditunjuk sebagai Ketua Komite Implementasi APD 2020. Dia mengatakan bahwa esports akan memiliki dampak besar dalam hal prestasi dan ekonomi jika diberikan dukungan untuk tumbuh sebagai industri.

“Semuanya harus dimulai dengan membangun ekosistem terlebih dahulu. Harus ada kompetisi berjenjang yang menjadi jalur karier bagi para atlet berprestasi. Sehingga sponsor juga terus masuk dan berkembang,” katanya.

“Penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 mendatang adalah bukti nyata bahwa pemerintah serius dalam mengembangkan esports,” tambahnya.

Sementara itu, Gary Ongko Putera mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu pasar terbesar di dunia esports. Hanya saja potensi ini belum maksimal. Dia berharap bahwa di masa depan pemerintah akan terus memberikan inovasi dan mengembangkan peraturan yang sesuai, yang memungkinkan ekosistem esports tumbuh secara sehat dan kompetitif.

“Atlet olahraga es kita memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat internasional. Ini harus terus didukung, kita harus mengedukasi bahwa olahraga es ini adalah salah satu peluang kita untuk unggul,” katanya.